Rabu, 07 Januari 2009

KMH, Menyentuh Hati.

Cacat Fisik tidak membuat anggota komunitas yang menamakan dirinya KMH (Komunitas Mata Hati) putus asa. Berkarya dengan basic musik dan talenta dalam hal seni suara, serta peduli terhadap sesamanya, menjadikan KMH mempunyai ciri khas, dibandingkan dengan komunitas lain.

Sebagai wujud kepedulian KMH terhadap sesama Tuna Netra, untuk kedepannya, mereka akan
mengupayakan pengadaan Printer Braille yang tengah dipesan indent dari Amerika Serikat. Printer Braille yang akan didatangkan langsung dari negeri Paman Sam tersebut dipesan dengan harga 69 juta rupiah. Untuk mewujudkan Impian KMH, Salah satu Operator Seluler Terbesar di Indonesia, yaitu TELKOMSEL, ikut andil dengan memberikan bantuan dana sebesar 70 juta Rupiah.

KMH digawahi oleh, Pit yang hobi desain IT, Danny yang memetik gitar, David yang Guru Musik, Wiwin yang Pengamen Stasiun, Anggie dengan Pidato Bahasa Jepangnya, Kie dengan Keyboard dan Lagu Mandarinnya, Eka + Renny yang Relawan Sosial, Om Gan yang Memulung Sampah, dan Om Ruddy dari komunitas Jazz.

Menurut Dani, Salah Satu personil KMH, "Mengapa kami memilih mata hati sebagai nama komunitas kami, karena mayoritas dari anggota komunitas kami memang benar-benar melihat tidak menggunakan mata pada panca indera, melainkan dengan mata hati". "Pada intinya, KMH ingin menyampaikan pesan sosial kepada masyarakat, lewat musik dan lagu, agar kita lebih peduli dengan sesama," Tegas mahasiswa semester 9 di Universitas Negeri Surabaya tersebut, pada krisnahome.blogspot.com.

Beberapa eksistensi yang diperlihatkan oleh KMH cukup istimewa, pasalnya pada acara Festival Jazz Jogja (Ngayogjazz), KMH mendapat predikat artist Nasional sejajar dengan artist-artist jazz papan atas seperti Sarasehan, Tri Utami dll.

Basecamp KMH bertempat di JL. Rungkut Asri Utara Gang II no. 09 Surabaya. Pada tanggal 10 januari besok, tepatnya di radio Suara Surabaya, KMH akan Launching Live, untuk memperkenalkan Komunitas Mata Hati kepada masyarakat. (Naskah : Krisna Fajar P. / Foto : Dok. KMH.)

Senin, 05 Januari 2009

Surabaya Tak Pernah Lepas dari Banjir.

Hujan yang terus-menerus mengguyur Surabaya, membuat selokan dan gorong-gorong yang ada, tak kuasa menahan limpahan air yang turun. Tak jarang, banjir pun selalu menjadi pemandangan yang sering sobat muda jumpai. Jika hujan yang turun berangsur lama, banjir pun tak mungkin terhindarkan.

Seperti yang terlihat pada foto disamping. Tepatnya di JL. Darmawangsa Surabaya, terlihat banyak kendaraan, baik roda dua, maupun roda empat yang mogok. Para pengguna sarana transportasi roda dua pun harus rela untuk menuntun kendaraannya untuk keluar dari medan banjir.

Untuk sarana transportasi beroda empat, apabila mengalami kemogokan, mereka harus rela mengeluarkan sedikit uang, untuk upah para anak-anak jalanan yang menawarkan jasa, untuk menuntun mobilnya.

Banjir juga merupakan moment yang ditunggu-tunggu oleh anak-anak. Pasalnya, mereka bisa bermain-main dan berenang layaknya berenang di kolam renang. Meskipun lokasi banjir tersebut merupakan lokasi yang padat kendaraan, tetapi mereka sangat menikmatinya.

Canda dan tawa yang tampak pada foto di samping, memperlihatkan bahwa, masa kecil merupakan masa yang paling menyenangkan, dan moment-moment seperti gambar disamping, tak kan pernah terlupakan. (Naskah : Krisna Fajar P. / Foto : Sultan HW.)


Kamis, 01 Januari 2009

Warna-Warni Kembang Api, di G Walk Party Happy New Year 2009

Setelah melewati serangkaian acara yang disuguhkan oleh G Walk Party Happy New Year 2009, tiba saatnya acara puncak yaitu pesta kembang api. Sebelum acara puncak tersebut dimulai, pembawa acara (MC) acara tersebut, mengajak para pengunjung untuk menghitung mundur mulai dari angka 10-01.

Suasana malam pergantian tahun semakin semarak ketika para pengunjung bersama-sama meniup terompet, yang menjadi pertanda bahwa, detik ini, kita sudah menginjak tahun 2009. Bersamaan dengan suara terompet yang menggaung di area G Walk Party Happy New Year 2009, warna-warni kembang api pun mulai menghiasi langit yang mendung menjadi pemandangan yang indah.

Antusias para pengunjung G Walk Party Happy New Year 2009 terlihat ketika, kembang api dengan berbagai ukuran, warna, dan bentuk mulai menghiasi angkasa. Mereka berusaha mengabadikan moment indah tersebut dengan menggunakan handphone pribadi.

Iringan musik yang dimainkan oleh band-band penyemarak G Walk Party Happy New Year 2009, juga menambah kesan damai dan indah. Tampak, para pengunjung merasa nyaman dengan suguhan pesta kembang api tersebut, seolah mereka tidak ingin menginjakkan kaki dari area tersebut. (Naskah : Krisna Fajar P. / Foto : Bambang Tri Nurgroho.)

Peragaan Busana Mewarnai Malam Pergantian Tahun 2009.

Jelang malam pergantian tahun 2009, Citra land Surabaya, menggelar acara bertajuk G Walk Party Happy New Year 2009 pada, Rabu 31/12. Dengan panggung sederhana berkonsep Out door, acara tersebut menjadi salah satu alternatif bagi masyarakat Surabaya, untuk merayakan detik-detik menjelang malam pergantian tahun 2009.

Berbagai suguhan menarik seperti, live concert music, peragaan busana Nusantara Futuristik, sexy dancer, dan tidak ketinggalan, pesta kembang api yang menjadi salah satu acara puncak pada malam pergantian tahun 2009 ini. Acara ini juga disponsori oleh salah satu operator seluler GSM terbesar di Indonesia, yaitu XL.

Acara dibuka oleh performent band lokal Surabaya. Dilanjutkan dengan peragaan busana. Meskipun gemercik hujan mewarnai malam pergantian tahun 2009, acara tersebut tetap berlangsung dengan lancar. Terbukti, meskipun menggunakan payung, para model yang berlenggak-lenggok di atas panggung, tetap berusaha memperlihatkan keanggunan costum yang mereka kenakan.

Para model berahasil membuat para pengunjung terpesona oleh gerak tubuh dan tentunya costum yang mereka pakai. Warna-warni lighting panggung serta lantunan musik samba yang mengiringi setiap lekuk para model, menambah kesan eksotik pada costum yang dikenakan para model, hingga membuat para pengunjung yang melihat, seakan terbius dengan keindahan busana nusantara futuristic tersebut.

Hujan rintik, juga tidak membuat para pengunjung mengurungkan niatnya untuk merayakan detik-detik pergantian tahun 2009. Mereka tetap setia menikmati suguhan serangkaian acara yang digelar oleh G Walk Party Happy New Year 2009 Hingga acara puncak.

“Sebenarnya Saya hanya kebetulan melintas untuk makan malam bersama keluarga, tetapi setelah memperhatikan sepintas acara ini, ternyata sangat menarik. Akhirnya, kami sekeluarga memutuskan untuk merayakan detik-detik pergantian tahun 2009 di sini”,. Ungkap Hadi, Salah satu pengunjung G Walk Party Happy New Year pada tim liputan krisnahome.blogspot.com. (Naskah : Krisna Fajar P. / Foto : Bambang Tri Nugroho.)

Selasa, 30 Desember 2008

ULtah 25, SLANK Bius Surabaya

Pada ulang tahunnya yang ke 25, SLANK menggelar konser di Surabaya pada Senin (29/12), tepatnya di Lapangan Kodam 5 Brawijaya Surabaya. Konser yang digelar tersebut juga turut dimeriahkan oleh beberapa artis papan atas seperti, Ahmad Albar, Ian Antono, Mulan Jameela, dan Aura Kasih.

Acara yang dimulai pukul 07.30 tersebut, berhasil menyedot ribuan massa yang menamakan dirinya Slankers. Rata-rata, mereka datang dari berbagai penjuru kota, seperti Malang, Lamongan, Mojokerto, hingga Tasikmalaya.

“Saya salut dengan SLANK, karena SLANK bisa tetap eksis di blantika musik Indonesia hingga mencapai usia 25 tahun.”, ucap Mulan Jameela kagum. Di sela-sela performentnya, Mulan Jameela juga mengatakan, “Saya juga akan berusaha, agar bisa tetap eksis seperti SLANK”.

Keluarga dari para personil SLANK, juga datang untuk menyaksikan acara ulang tahun SLank yang ke 25. di sela-sela konser, pihak SLANK juga memutar video klip terbaru dari SLANK sendiri, juga video sejarah terbentukna SLANK.

Pada acara tersebut, Indra mantan keyboardis SLANK, juga turut memeriahkan hari jadi SLANK. Tampak para personil SLANK menyuguhkan permainan musik yang cukup atraktif pada acara tersebut, hingga membuat para Slankers seakan terbius dengan lantunan lirik yang terucap dari mulut Kaka sang Vokalis.

“Acara Ulang Tahun SLANK yang ke 25 ini sangat heboh, karena banyak artis yang memeriahkan, pokoknya kalo nggak dateng, rugi banget, dan buat SLANK semoga Tetap Peace, Love n Respect”, pungkas Yudha, salah satu Slankers Surabaya. (Naskah : Krisna Fajar Permana. / Foto : Ote-Ote)

Senin, 22 Desember 2008

Set Menu “Tokoh” Natal di Surabaya Plaza Hotel

Kuliner adalah salah satu kebutuhan yang tak lekang untuk ditinggalkan. Menjelang Hari Natal, tim liputan krisnahome.blogspot.com mencoba memberikan referensi kuliner terbaik dan termewah, tentunya dengan mutu dan kualitas nomor satu.

Christmas Set Menu merupakan serangkaian menu yang dipersiapkan Surabaya Plaza Hotel dalam menyambut Natal tahun ini. Satu set hidangan Natal khas Eropa akan tersedia di CafĂ© Taman, Surabaya Plaza Hotel selama periode 10 Desember 2008 – 5 Januari 2009.

Uniknya, menu-menu yang disajikan akan menggunakan nama-nama tokoh Natal seperti Santa Claus, Rudolf the Red-Nosed, hingga snowman. Set menu yamg terdiri dari salad, sup, dessert, dan Roasted Turkey sebagai hidangan utamanya tersebut, dapat sobat muda nikmati hanya dengan Rp.125.000 /orang.

“Mencari menu kalkun di Surabaya tidaklah mudah. Padahal, ini adalah hidangan yang wajib disantap saat natal. Karena itu kami mempersembahkan menu bagi seluruh keluarga yang ada di Surabaya. Untuk anak-anak pasti juga akan menyukai pumpkin soup yang kami sajikan, karena mangkoknya terbuat dari roti, sehingga bisa dimakan. Apalagi dessert juga kami bentuk menyerupai Rudolf the Red-nosed Reindeer”. Pungkas Chef Eko, Executif Chef baru SPH.

Eko Sugeng Purwanto, adalah Executif Chef baru di SPH. Setelah bertahun-tahun menekuni dunia kuliner, Chef Eko, demikian ia biasa dipanggil, akhirnya berlabuh ke SPH. Chef Eko memulai karirnya di dunia kuliner selepas menyelesaikan pendidikan di Akademi Pariwisata & Perhotelan Surabaya (1979-1982).

Pria kelahiran 10 Oktober 1960 tersebut mengawali kiprahnya dengan berkelana dari satu hotel, ke hotel lain di Surabaya. Akhirnya pada tahun 1994, Chef Eko berkesempatan hijrah ke Jogja sebagai Oriental Chef di hotel Melia Purosani. Setahun kemudian Chef Eko bergabung ke Radisson Plaza Suite Hotel Jogjakarta (1995-2006) sebagai Food & Beverage Manager. Hotel yang sejak tahun 2003 berubah nama menjadi Jogjakarta Plaza Hotel tersebut merupakan bagian dari Prime Plaza Hotel & Resorts, yaitu jaringan perhotelan yang juga membawahi SPH.

Dari perhotelan, rupanya Chef Eko ingin mencoba dunia lain. Akhirnya pun mampir ke Intrafood Catering Offshore Onshore (2006-2008) sebagai Operational Manager. Tapi kecintaannya pada dunia perhotelan memaksanya kembali ke Surabaya.

Ayah dua putra ini memang sangat mencintai bidang masak-memasak. Baginya, dunia tersebut penuh tantangan. “Sangat menantang ketika dituntut untuk menyiapkan hidangan dengan serba tepat. Tepat bahan, tepat rasa, juga tepat waktu”. Ujar Chef Eko. “Memasak itu menurut Saya, juga bagian dari seni. Karena masakan tidak hanya dilihat deari segi rasa, tapi juga keindahan tampilannya”. Imbuhnya.

Sebagai Executif Chef, Eko bertanggung jawab untuk menjaga dan meningkatkan kualitas produk food & beveragedi SPH. Dalam bekerja, Chef Eko selalu berusaha untuk disiplin dalam menjalankan tugas yang dipercayakan kepadanya. “Saya akan terus menggali potensi yang ada di dalam diri Saya maupun rekan-rekan sejawat yang ada di SPH”. Ungkapnya. (Naskah : Krisna Fajar P. / Foto : Bambang Tri Nugroho - Koresponden Surabayamuda.com)



Minggu, 21 Desember 2008

Makhluk Tuhan Paling Seksi, Guncang Ciputra Waterpark Surabaya

Ciputra Waterpark sebagai salah satu tempat rekreasi hiburan terbaik di Nusantara, menghadirkan sesuatu yang baru, dan dikemas secara apik oleh seniman Surabaya pada Minggu 21/12. Dengan memadukan antara seni kontemporer dan modern. Dengan panggung yang eksotis dibangun di atas air, menyerupai kapal bajak laut yang tengah berlayar di tengah samudera, ditambah lagi dengan tatanan lampu yang berpadu dengan sejuknya udara malam, membuat acara tersebut menjadi suatu suguhan yang sangat menarik dan spektakuler. Di penghujung acara, pengunjung dikejutkan oleh penampilan artis Ibukota “Mulan Jameela”.

Konsep acara yang inovatif dan baru pertama kali diselenggarakan di Surabaya ini, memiliki nilai jual yang cukup tinggi dan tentunya menjadi salah satu daya tarik bagi pengunjung untuk datang ke Ciputra Waterpark.

Saat Mulan Jameela menyanyikan lagu pertamanya, para pengunjung Ciputra Waterpark langsung memenuhi sisi area panggung yang dibangun diatas kolam. Dengan maksud ingin mengabadikan gambar sang artis yang terkenal lewat hits yang berjudul “Makhluk Tuhan Paling Seksi” ini, mereka rela untuk basah-basah dan berdesak-desakan dengan sesama pengunjung lain.

Kemeriahan acara tidak berhenti sampai disini. Saat Mulan Jameela hendak mengajak salah satu pengunjung naik ke atas panggung untuk bernyanyi bersama, para pengunjung Ciputra Waterpark berteriak histeris, dan berebut untuk menjadi orang yang akan dipilih Mulan Jameela untuk bernyanyi bersamanya di atas panggung.

“Acara ini sangat menarik dan surprise banget buat Saya, karena Saya tidak tahu apabila pada penghujung acara ini ada Mulan Jameela. Menurut Saya, acara yang seperti ini harus sering diadakan, karena sembari bersantai, kita juga bisa menikmati alunan musik dan kalau bisa, dengan artis yang berbeda pada setiap acaranya” ujar Wenny, salah satu pengunjung Ciputra Waterpark pada tim liputan krisnahome.blogspot.com. (Naskah : Krisna Fajar P. / Foto : Bambang Tri Nugroho.)