Jumat, 23 Desember 2011
Bacok Mahasiswa dan Polisi, Dua Jambret Ditembak Mati
Minggu, 08 Agustus 2010
Freestyle Bakal Jadi Profesi Menjanjikan
Mild National Freestyle Competition yang bertajuk U Mild U Bikers Festrack 2010 yang bertempat di Lapangan Udara Juanda lama, selama dua hari pada, Sabtu-Minggu (7-8 / 8), berlangsung semarak. Pasalnya, kompetisi bergengsi ini diikuti oleh para bikers yang berasal dari berbagai komunitas di Indonesia, baik dari Surabaya dan sekitarnya, maupun dari daerah-daerah di luar Surabaya. Dalam acara ini sebanyak tujuh kelas kompetisi yang diperebutkan para jawara freestyle tersebut antara lain Single Beginner (Matic , 110-150cc, Sport), Single Professional (Matic, 110-150cc, Sport), Beregu (Matic, 110-150cc, Sport), Best Class (Matic, 110-150cc, Sport), Best of the Best, Special Skill, dan Tandem.
Jambore Freestyle Nasional ini juga dihadiri oleh freestyle internasional asal USA Aaron Twite sebagai tamu kehormatan. Dalam acara ini, Aaron pun terlihat sangat bersemangat saat melakukan meet and greet serta coaching clinic dengan para fansnya. Prestasi Aaron Twite adalah empat kali meraih Best Trick Winner di berbagai Stuntwars Competition di USA, salah satunya salto di atas motor.
Minggu, 08/08 tepatnya di penghujung acara U Mild U Bikers Festrack 2010, tampak wajah riang dari para bikers berbakat Indonesia. Pada waktu itu, rasa lelah saat menunggu penantian pengumuman dan pembagian hadiah kepada para bikers pemenang U Mild National Freestyle Competition pun terbayar. Sebanyak 40 bikers yang terdaftar sebagai juara 1-5 dalam laga U Mild U Bikers Festrack 2010 dari berbagai daerah di Indonesia dengan klasifikasi kelas dan kategori kendaraan berhasil membawa pulang total hadiah senilai 70juta rupiah.
Menurut Ketua Indonesia Freestyle Association (IFA), Eduard Royke Laluw, “Animo freestyler dari berbagai daerah terutama yang ada di Jawa Timur sangat besar untuk mengikuti U Mild National Freestyle Competition. Terbukti apabila diprosentasekan perkembangan freestyle di Jawa Timur saat ini bisa dikatakan meningkat tajam sebanyak 60%”.
”Selain itu, saya sangat menyayangkan tentang regulasi freestyle yang ada di Indonesia. Karena sampai saat ini, masih belum ada pakem khusus untuk kriteria regulasi bagi para freestylers, meskipun mereka telah beraksi dengan menunjukkan berbagai macam aksi dan gaya saat melaju di atas motor mereka”, tuturnya.
Pada konferensi Pers yang digelar seusai mengumumkan dan membagikan hadiah pada para pemenang U Mild National Freestyle Competition 2010, Aaron Twite mengatakan bahwa, “Di Indonesia, Freestyle merupakan olahraga dan aksi yang mungkin masih asing di mata masyarakat. Tetapi di luar negeri tempat asalnya, freestyle merupakan salah satu kegiatan yang dapat dijadikan sebagai profesi yang sangat menjanjikan”. (Naskah/Foto : Krisna Fajar P.)
Kamis, 31 Desember 2009
Keceriaan Warnai Outbond PPPA
Dalam rangka memperingati 10 Muharram 1431 H, Wisatahati Jatim menggelar acara Outbond untuk santri PPPA (Program Pembibitan Penghafal Al-qur’an) yang bertajuk “Ceria Anak Nusantara” pada Ahad 27/12. Acara yang bertempat di Taman Flora ini, turut mengundang antusias dari para pengunjung yang kebetulan sedang menikmati keindahan salah satu taman yang menjadi andalan masyarakat Surabaya tersebut.
Acara dibuka oleh H. Radityo sebagai Pimpinan Wisatahati Jatim. Pada kesempatan tersebut, beliau juga menyerahkan seperangkat komputer secara simbolis kepada PPPA Panjang Jiwo yang diwakili oleh Ustadz Nasrullah. Kedepannya, tak hanya PPPA Panjang Jiwo saja yang bakal menerima seperangkat komputer dari Wisatahati Jatim, tetapi seluruh santri binaan akan mendapat jatah yang sama.
Outbond tersebut bertujuan untuk melatih otak kanan yang selama ini jarang dipergunakan. Di samping itu, outbond dengan berbagai macam permainan ini dapat melatih anak agar tidak lari dari permasalahan. Tak tanggung-tanggung, untuk mewujudkan itu semua, Wisatahati Jatim menyewa Bagaskara Adventure Organizer sebagai trainer yang berasal dari Kota Batu Malang.
Antusias peserta outbond cukup tinggi. Sebanyak 39 santriwan dan santriwati PPPA dengan semangat mengikuti serangkaian permainan yang dijadwalkan mulai pagi hingga pukul 2 siang. “Acara ini memang khusus diadakan bagi santriwan dan santriwati PPPA”, ujar Ustadz Purwanto selaku Ketua penyelenggara acara tersebut.
Berbagai macam permaianan pengasah otak diberikan kepada para peserta diantaranya, Flying Fog, Time Bom, dan masih banyak permainan-permainan menantang lainnya. Keceriaan pun terpancar dari wajah para santriwan dan santriwati PPPA saat mengikuti permainan yang disuguhkan oleh para trainer.
Selain itu, guna meningkatkan minat baca santriwan dan santriwati PPPA, Wisatahati Jatim akan mendirikan perpustakaan pada setiap rumah tahfidz dan santri binaan tanpa terkecuali. Program tersebut diharapkan tak hanya mampu mencetak para penghafal Al-qur’an saja, namun penghafal Al-qur’an yang menguasai teknologi dan juga siap di dunia kerja. (Naskah/Foto : Krisna Fajar P.)
Jumat, 29 Mei 2009
Nonton Final Champhion, Bareng Warga dan Mahasiswa
Terkait Final Liga Champhion antara Manchaster United VS Barcelona, mahasiswa Stikosa-AWS menggelar acara nonton bareng di kampus. Meskipun hujan sempat mengguyur, tetapi tidak menyurutkan niat para Gibol Mania untuk menonton Tim idola mereka saat berlaga pada babak Final.Sebelum acara inti di mulai, berbagai varian acara menarik juga disuguhkan oleh panitia. Diantaranya adalah, lomba Play Station 2 (PS2), yang sengaja digelar untuk menarik para Gibol Mania. Alhasil, 20 peserta pun langsung mendaftar untuk beradu tekhnik bermain dalam Lomba tersebut.
Para Gibol Mania yang hadir dalam acara Nonton Bareng ini, tidak hanya dari kalangan mahasiswa saja. Akan tetapi, warga sekitar kampus, juga turut meramaikan acara tersebut.
“Tujuan Saya hadir dalam acara nonton bareng Final Liga Champhion, antara Manchaster United VS Barcelona ini, tak lain hanya ingin memeriahkan acara yang digelar oleh adik-adik kelas Saya”, ungkap Reza Nurmansyah, Mahasiswa Semester 6 Extension pada tim liputan.Cowok yang juga aktif dalam PERS Mahasiswa Stikosa AWS ini, mengatakan bahwa, “Saya akan selalu mendukung semua wujud kegiatan yang diadakan mahasiswa Stikosa-AWS ”.
Ketika waktu menunjukkan pukul 01.30 dini hari, para Gibol Mania seketika memadati Pendopo Stikosa-AWS. Teriakan para pendukung Manchaster United dan Barcelona pun seakan menggaung dan membuat suasana nonton bareng Final Liga Champhion menjadi lebih asyik.
Saat pertandingan sengit antara Manchaster United VS Barcelona tengah berlangsung, masing-masing supporter dari ke dua kesebelasan raksasa ini, tak henti-hentinya memberi dukungan kepada tim kesayangan mereka.
Tak jarang, saat Manchaster United berbuat kesalahan karena menyiakan kesempatan membobol gawang Barcelona, pendukung dari Barcelona mun mengejek pendukung Manchaster United. Sebaliknya, apabila Barcelona tidak berhasil memanfaatkan peluang, pendukung Manchaster United juga mengejek pendukung Barcelona.Setelah kedua tim bertarung dan sama-sama menunjukkan performa terbaiknya, Akhirnya Barcelona berhasil mengukir sejarah dengan menjadi juara Liga Champions musim 2008-2009, usai menundukkan Manchester United. Barcelona pecundangi Manchester United dengan skor 2-0, lewat goal cantik yang di cetak oleh Samuel Eto'o dan Lionel Messi. (Naskah : Krisna Fajar P. / Foto : Bobo)
Selasa, 14 April 2009
FIM ASIAN GP Seri 1 Malaysia, Hadi Wijaya Start di Urutan Kedua
Pembalap Malaysia Md. Iskandar Raduan menempati posisi start terdepan saat sesi qualifikasi kedua kelas underbone 115 cc FIM Asian GP di Sepang Malaysia, Sabtu 10/04 lalu. Raduan mencatat waktu terbaik 1.24.701 sementara tempat kedua direbut pembalap Indonesia Hadi Wijaya dari Kawasaki Elf IRC yang mencatat waktu 1.25.652. Tempat berikutnya diraih Ahmad Fazli Sham dari Malaysia dengan catatan waktu 1.25.741.Sementara itu pembalap dari tim U Mild U Bikers Indonesia, Sigit PD hanya bisa menempati posisi start keempat. Sigit hanya terpaut tipis 5 detik dibawah Ahmad Fazli (1.25.746) diikuti MD Edzuan AB Gani (Malaysia) di grid kelima. Perolehan Sigit ini cukup mengejutkan karena saat sesi kualifikasi pertama sehari sebelumnya, Sigit hanya mampu bertengger di urutan 23.
Sementara lima pembalap lainnya dari tim U Mild U Bikers Indonesia, antara lain Florianus Roy menempati posisi ke 9 (1.26.040), Fitriansyah Kete menyusul di urutan ke-10 (1.26.172), M.Raka Sebastian, Rain Doni dan Anggi Permana tertinggal di belakang masing masing di grid 18, 24, dan 26 dari total 40 starter.bagi M. Raka Sebastian, Anggi Permana, Fitriansyah Kete dan Rain Doni yang baru pertama kali mencicipi sirkuit internasional Sepang Malaysia. “Secara mental mereka memang sudah siap, tapi ada beberapa kendala yang dihadapi pembalap Indonesia. Misalnya besutan M Raka yang pengapiannya bermasalah. Walau sudah diganti tetapi power motor tetap tak maksimal,” kata Tina, selaku Media Relations Manager PT HM Sampoerna.
“Sudah terasa dari persiapan di Sentul, akhirnya pengapian pakai Vega, sudah lumayan tetapi motor enggak bisa lari kenceng. Wah padahal di Sepang sirkuitnya asyik, walau tak bisa nembus 5 besar paling tidak saya sudah mempelahari racing line Sepang sehingga besok bisa lebih total,” kata M Raka.
Saat sesi kualifikasi (QTT) pertama hari Jumat, (10/04). Posisi pembalap U Mild U Bikers Indonesia lebih baik. Florianus Roy bisa berada di grid 2 dan menorehkan waktu 1.26.058, beda tipis dengan pemegang pole position Elly Idzliarnizar Illias dari Malaysia. Sementara Anggi Permana bisa berada di urutan 11 engan catatan waktu 1.26.767. Sayang saat QTT ke 2, keduanya gagal mempertahankan gridnya. Anggi melorot ke posisi 26, sementara Roy ke 9. “QTT pertama lumayan bisa ke dua, yang QTT ke dua tadi sempat melebar di beberapa tikungan,” ujar Florianus Roy. (Naskah : Krisna Fajar P. / Foto : Dok. U Mild)
