Pengumuman hasil Ujian Akhir Nasional (UAN) SMA, membuat para sobat muda yang sudah menempuhnya girang tak kepalang. Senin (16/06), segerombalan sobat muda baik dari SMA negeri maupun Swasta beramai-ramai konvoi keliling Kamis, 19 Juni 2008
Konvoi Lulusan, Banjiri Jalan
Pengumuman hasil Ujian Akhir Nasional (UAN) SMA, membuat para sobat muda yang sudah menempuhnya girang tak kepalang. Senin (16/06), segerombalan sobat muda baik dari SMA negeri maupun Swasta beramai-ramai konvoi keliling Senin, 19 Mei 2008
Bermake up Untuk Modal “Jual Diri”
Thejavu Band Warnai Musik Indie Surabaya
Berawal dari mengisi acara PENSI di SMAN 6 Surabaya, kini thejavu berhasil mengukir nama di balik chart musik indie band radio EBS FM Surabaya. Pada minggu ini, single hits thejavu yang berjudul 1000 kisah berhasil masuk di peringkat 8 chart request EBS FM.Banyaknya indie band di Surabaya tidak menyulutkan semangat band yang menamakan dirinya thejavu untuk mengapresiasikan karya mereka. Band yang terbentuk pada tahun 2007 ini, diperkuat oleh Hamzah Karallah (Vokal), Satria Mandira (Gitar), David Jamaludin (Bassist), dan Ario Pramudita (Drummer).Menurut Satria, “Nama thejavu ini di ilhami dari film De javu yang memiliki arti pernah melihat atau merasakan”. “Walaupun nama band kami belum dikenal oleh masyarakat, kami akan berusaha agar setiap masyarakat yang mendengar lagu-lagu kami seolah teringat dengan nama kami (thejavu)”. Tambahnya.
Kesamaan visi dan misi membuat seluruh personil thejavu ingin menggebrak kancah industri musik di Surabaya. “Rencana bikin video klip memang ada, tetapi yang paling utama adalah menunjukkan eksistensi kami kepada masyarakat luas khususnya daerah Surabaya dan sekitarnya”, tegas gitaris thejavu yang juga penggemar Dewa Budjana ini.
Band yang beraliran pop-alternatif ini baru seumur jagung, tetapi dengan modal nekat, thejavu band ini berani menduduki chart musik indie band di radio EBS FM Surabaya. Alhasil, dalam minggu ini single hitsnya yang berjudul 1000 kisah berhasil masuk di peringkat 8 chart request EBS FM. [Naskah : Krisna Fajar P.] [Foto : Dok. Thejavu band]
Unilever Dukung Visit Indonesia Lewat Jajanan Bango
Festival Jajanan Bango (FJB) yang digelar di Stadion Brawijaya Surabaya berlangsung cukup meriah. Acara yang bertajuk FJB ini merupakan keempat kalinya yang sudah diselenggarakan oleh PT Unilever Sabtu, 29 Maret 2008
Romy Rafael Sang Hipnoterapi
Siapa yang tidak kenal sosok Romy Rafael. Romy merupakan sosok laki - laki yang mempelajari ilmu hipnoterapi (hypnotis) yang bertujuan untuk menyembuhkan penyakit kecanduan apapun semacam Narkoba, Rokok, Insomnia dsb, seperti yang dikatakan saat mengisi launching acara perdana di salah satu televisi lokal yang ada di Surabaya Selasa (15/01).Rabu, 26 Maret 2008
Jual Koran untuk Sandaran Hidup
Menjelang matahari terbit Fery Dodik Setiawan bergegas keluar dari rumahnya yang berada di kawasan Jl. Juwingan Surabaya dan mulai mengayuh sepeda bututnya untuk mengambil koran di agen. Dinginnya udara pagi tidak menyulutkan semangat anak berumur 12 tahun ini untuk mengerjakan kegiatan sehari – harinya yaitu berjualan koran untuk menyambung hidup.
Setelah mengambil koran di agen, anak putus sekolah ini langsung menuju tempat biasa dia menjual koran – korannya yaitu di perempatan Bratang di depan Kebun Bibit. ”boro – boro sekolah mas, wong udah bisa makan aja udah alhamdulillah”, kata Fery dengan mengusap keringat saat baru sampai di tempat biasanya dia berjualan koran.
Anak kedua dari tiga bersaudara ini tidak pernah sedikitpun memperlihatkan raut muka yang menunjukkan penderitaannya selama ini. Meski kesehariannya dihabiskan di jalan untuk berjualan koran, tetapi anak periang ini selalu menghadapi kejamnya hidup ini dengan senyuman.
Seperti anak – anak lain pada umumnya, Fery juga ingin sekolah, tetapi karena kedua orang tuanya tidak bekerja, dia lebih memilih membantu orang tuanya mencari uang untuk mencukupi kebutuhan sehari – hari. ”Yang bisa saya lakukan hanya jual koran mas, yang penting nggak nyuri, anak seumuran saya mau kerja apalagi kalau nggak jual koran”, tegas Fery.
Sembari melepas lelah dan memeras keringat, Fery mencari tempat teduh untuk beristirahat sejenak dengan menikmati makanan bikinan Ibunda tercintanya yang dibungkus rapi dengan kertas minyak. ”Ini bukan kegiatan rutin kok mas, kalau dibikinin sarapan yah saya bawa, kalau nggak yah uda”, ucap Fery setelah melahap makanan bikinan Ibunya.
”Saya tidak pernah malu dan menyesal menjadi penjual koran, karena disamping pekerjaan ini halal, saya juga merasa banyak membantu para pembaca koran untuk dengan mudah mendapatkan koran tersebut. Saya juga sudah menabung untuk tahun depan, karena tahun depan saya akan melanjutkan sekolah saya yang putus di bangku kelas lima SD., Doain saya yah mas...”, kata Fery dengan memperlihatkan senyum khasnya.
Kamis, 06 Desember 2007
Makan Coklat Sepuasnya

SurabayaMuda,Sabtu (24/11)
Pameran coklat yang diselenggarakan oleh perusahaan coklat Tulip bakery mengundang antusias warga Surabaya. Acara yang diadakan mulai tanggal 23 - 25 November 2007 di atrium Royal Plaza Surabaya menarik perhatian para pengunjung. Salah satu yang menjadi daya tarik dari acara ini adalah sesi acara "All U Can Eat" yaitu makan coklat sepuasnya hanya dengan membayar Rp 10.000. Dan juga adanya air mancur coklat setinggi 3,4 meter yang menghabiskan 100 kg coklat (Real).
"Pada hari pertama, kami sempat kehabisan stok cake coklat, pasalnya, pada sesi ketiga 40.000 cake sudah habis, dan pada hari kedua kami menambahkan dua kali lipat dari stok awal karena kami merasa animo masyarakat terhadap coklat sangat tinggi", tambah Marly salah satu panitia.
Pameran ini diikuti oleh 16 perusahaan coklat yang ada di Jawa tImur diantaranya Surabaya, Krian, Malang, Gresik, Sidoarjo,dll. "Tujuan diselenggarakannya pameran ini, untuk menjalin hubungan kerjasama perusahaan-perusahaan coklat yang ada di Jawa Timur dan mempromosikan produknya bersama-sama", tegas Teddy DS Dewantoro selaku ketua pelaksana D'java Bakery Festival.
Para panitia juga mengadakan serangkaian acara seru seperti live baking demo, chocolate fashion, chocolate cake competition, chocolate praline competition, chocolate body painting, dan chocolate photograph (handphone) yang dapat diikuti oleh semua kalangan. Rata-rata pengunjung acara ini dari kalangan remaja perempuan,salah satunya Febi (19 thn), mengatakan bahwa acara ini benar-benar menarik dan jarang diadakan di Surabaya.
Ani,salah satu penjaga stand pameran coklat juga mengatakan,"Acara ini sangat bagus dan menarik karena kita dapat mempromosikan kreasi seperti CD, kaset, foto, dan berbagai huruf yang semuanya terbuat dari coklat."
Krisna